Tuesday, June 14, 2011

0 komentar
di blog saya ada kode seperti ini:

#crosscol-wrapper{
display:none;
}

trus

<div id='crosscol-wrapper' style='text-align:center'>
<b:section class='crosscol' id='crosscol'/>
</div>

kalau misalnya kode2 tersebut saya hapus, ada pangaruh gak sama tampilan blog saya??









Stella Mwangi - Haba Haba

Thursday, May 26, 2011

1 komentar
 Stella Mwangi - Haba Haba

Stella Mwangi - Haba Haba Lyrics

When I’s a little girl my grandma told me
That I could be just anything I wanted to
When I’s a little girl my grandma told me
That I could be just anything I wanted to

She said that Everything I work for
Everything I wish for

Everything I look for it is right in front of me
Everything I work for
Everything I wish for
Everything I look for it is right in front of me

And she said ah…

Haba, haba, hujaza kibaba
(repeat)

When I’s a little girl my grandma told me
That it’s the little things in life that’s gone make me happy
When I’s a little girl my grandma told me
That it’s the little thing in life that’s gone make me happy

She said that

Little by little, fills up the measure
Don’t ever anekatips give up keep on moving
Little by little fills up the measure
Don’t ever give up, keep on moving

Haba haba, hujaza kibaba
(repeat)

Info tentang lagu Stella Mwangi - Haba Haba bisa di baca DI SINI
Klik Di Sini untuk mendownload.

Stella Mwangi - Haba Haba Lyrics

Keluarga Unik Ini Telah Berpetualang Keliling Dunia dengan Mobil Antik Selama 11 Tahun

Tuesday, May 17, 2011

1 komentar
Pasangan Herman dan Candelaria Zapp mungkin adalah salah satu pasangan paling gila di dunia. Dengan menggunakan mobil antik Graham-Paige produksi tahun 1928, mereka telah menghabiskan waktu berkeliling dunia selama 11 tahun terakhir .

Pasangan ini sudah melintasi empat benua sejauh 231.700 km tanpa henti. Bahkan 4 anak mereka pun - Pampa yang berumur delapan tahun, Tehue lima tahun, Paloma tiga tahun dan bayi Wallaby berusia satu tahun - lahir dalam perjalanan.

Dikutip dari VIVANews.com, pada Sabtu (14/05/2011) lalu, pasangan Herman dan Candelaria Zapp ini singgah di Jakarta. Mereka pun berencana untuk melanjutkan perjalanan melintasi berbagai lokasi seperti Karawang, Kalimantan, Banjaran, Surabaya dan Bali.

The Facemash Post - Pasangan Herman dan Candelaria Zapp Keluarga Unik Ini Telah Berpetualang Keliling Dunia dengan Mobil Antik Selama 11 Tahun - Trey Graham (paling kiri), cucu Robert Graham pembuat mobil klasik Graham Paige, berpose dengan keluarga Zapp di Pacifica, California, 2008
Trey Graham (paling kiri), cucu Robert Graham pembuat mobil klasik Graham Paige, berpose dengan keluarga Zapp di Pacifica, California, 2008

The Facemash Post - Pasangan Herman dan Candelaria Zapp Keluarga Unik Ini Telah Berpetualang Keliling Dunia dengan Mobil Antik Selama 11 Tahun - Candelaria berpose di Seoul, Korea Selatan, 2010
Candelaria berpose di Seoul, Korea Selatan, 2010.

The Facemash Post - Pasangan Herman dan Candelaria Zapp Keluarga Unik Ini Telah Berpetualang Keliling Dunia dengan Mobil Antik Selama 11 Tahun - Sejumlah logo klub mobil dari berbagai penjuru dunia tampak menghiasi bagian depan mobil Graham Paige produksi 1928 milik keluarga Zapp
Sejumlah logo klub mobil dari berbagai penjuru dunia tampak menghiasi bagian depan mobil Graham Paige produksi 1928 milik keluarga Zapp

The Facemash Post - Pasangan Herman dan Candelaria Zapp Keluarga Unik Ini Telah Berpetualang Keliling Dunia dengan Mobil Antik Selama 11 Tahun - Candelaria yang sedang hamil berpose di depan mobil Graham Paige produksi 1928 di The Rockies, Kanada, 2007
Candelaria yang sedang hamil berpose di depan mobil Graham Paige produksi 1928 di The Rockies, Kanada, 2007

The Facemash Post - Pasangan Herman dan Candelaria Zapp Keluarga Unik Ini Telah Berpetualang Keliling Dunia dengan Mobil Antik Selama 11 Tahun - Dari kiri, Tehue (3), Herman, Paloma (1), Pampa (6) dan Candelaria Zapp berpose di Novato, California, Minggu, 28 September 2008
Dari kiri, Tehue (3), Herman, Paloma (1), Pampa (6) dan Candelaria Zapp berpose di Novato, California, Minggu, 28 September 2008.

The Facemash Post - Pasangan Herman dan Candelaria Zapp Keluarga Unik Ini Telah Berpetualang Keliling Dunia dengan Mobil Antik Selama 11 Tahun - Dari kiri, Candelaria, Tehue, Pampa dan Herman berpose di New York's Times Square pada 2007
Dari kiri, Candelaria, Tehue, Pampa dan Herman berpose di New York's Times Square pada 2007

The Facemash Post - Pasangan Herman dan Candelaria Zapp Keluarga Unik Ini Telah Berpetualang Keliling Dunia dengan Mobil Antik Selama 11 Tahun - Mobil Graham Paige produksi 1928 milik keluarga Zapp melintas di Australia
Mobil Graham Paige produksi 1928 milik keluarga Zapp melintas di Australia.

Herman sendiri adalah mantan praktisi TI kelahiran San Francisco yang berusia 42 tahun. Herman bersama istrinya Candelaria (40) berangkat dari Argentina pada tahun 2000 dan mulai mengemudi dari Amerika Selatan ke Utara lalu berlanjut ke Australia, Selandia Baru dan sekarang Asia.

The Facemash Post - Pasangan Herman dan Candelaria Zapp Keluarga Unik Ini Telah Berpetualang Keliling Dunia dengan Mobil Antik Selama 11 Tahun
The Facemash Post - Keluarga Unik Ini Telah Berpetualang Keliling Dunia dengan Mobil Antik Selama 11 Tahun

Crop Circle In Cikarang, Bekasi

0 komentar
A crop circle appeared in rice field Kota Delta Mas of Cikarang, Bekasi. But the farmers to ensure that the crop circle on their land is a man-made, on Monday (16/5)

The farmers say the mysterious circle was made for three days from April 29, 2011 for the filming of an ad. Now the crop circle is being a spectacle for residents.

Here they are the pics of crop circle in Cikarang, Bekasi.

Crop Circle In Cikarang, Bekasi - the facemash post
Crop Circle In Cikarang, Bekasi - the facemash post
Crop Circle In Cikarang, Bekasi - the facemash post

Crop Circle In Cikarang, Bekasi - the facemash post
The Facemash Post - Crop Circle In Cikarang, Bekasi

Two Suspected Terrorists Sigit Qurdowi and Hendro Yunianto Dead

0 komentar
Two suspected terrorists, Sigit Qurdowi and Hendro Yunianto, was shot by Special Detachment 88 in Sukoharjo, Central Java, Saturday, May 14, 2011.

Two Suspected Terrorists Sigit Qurdowi and Hendro Yunianto Is Dead - the facemash post

The bodies of both terrorist are still in Bhayangkara Hospital in Semarang, Central Java. Related to the repatriation of the bodies, Inspector Edward Aritonang said they are still awaiting for a decision from the Detachment 88 to send the corpses home.

The bodies are being identifed by the Detachment and it'll just be sent home until the identification has finished.

Edwards admitted that he had submitted notification to the families of two suspected terrorists about the existence of the corpses. "However, until now there is no one of the families of the terrorist visited Bayangkara Hospital," he said.

Also, a resident rice seller Nur Iman was killed in the raid of Sigit and Hendro. Police claim that Nur Iman died after being shot by one of the suspected terrorist.

A number of evidence was also seized by police from the Sigit's parent house. General Inspector Anton Bahrul Alam explained that the results of the raid found some sharp weapons such as axes, folding knives, two saber blades, and sharp weapons.

Police also seized two air rifles, pistols, and Rp. 53.200.000 in cash.

Two Suspected Terrorists Sigit Qurdowi and Hendro Yunianto Is Dead - the facemash post
Two Suspected Terrorists Sigit Qurdowi and Hendro Yunianto Is Dead - the facemash post

Anton added, the police also found 15 pieces of pornographic VCDs, cassette tapes 6 units, 1 bucket contents of lime powder, 1 plastic bag of white cement, envelopes and letter for requesting donations, seals, and 2 mobile phones.

Hendro Yunianto and Sigit get listed in search of people, bombing churches and Police Office at Pasar Kliwon in December 2010. Both are also involved in terrorist networks in Cirebon and planning retaliation against the Police in May 2011.

Sigit Qurdowi network is suspected as a supplier of weapons to the terrorist networks Muhammad Sharif Astanagarif conducting suicide bombings in mosque Az Zikra, a Police Office in Cirebon on 15 April 2011.

Two Suspected Terrorists Sigit Qurdowi and Hendro Yunianto Is Dead - the facemash post

Two Suspected Terrorists Sigit Qurdowi and Hendro Yunianto Is Dead - the facemash post
The Facemash Post - Two Suspected Terrorists Sigit Qurdowi and Hendro Yunianto Dead

Kehidupan Setelah Mati Hanya Kisah Dongeng, Klaim Stephen Hawking

1 komentar
Stephen Hawking Mengklain Tidak Ada Kehidupan Setelah Mati - The Facemash Post - Fisikawan terkenal Stephen Hawking baru-baru ini menjelaskan keyakinannya bahwa Tuhan itu tidak ada dan oleh karena itu manusia harus berusaha untuk menjalani kehidupan mereka sebaik-baiknya selama hidup di bumi.

Stephen Hawking - kehidupan setelah mati hanya kisah dongeng

Seorang penulis The Guardian, Ian Sample, bertanya kepada Stephen Hawking apakah ia takut mati dalam artikel yang diterbitkan pada 15 Mei 2011, dan ini adalah jawaban Stephen Hawking:

“Saya telah hidup dengan prospek kematian dini selama 49 tahun terakhir. Saya tidak takut mati, tapi saya tidak akan terburu-buru mati. Begitu banyak yang ingin saya lakukan terlebih dahulu. Saya menganggap otak sebagai komputer yang akan berhenti bekerja ketika komponennya gagal. Tidak ada surga atau akhirat untuk komputer yang rusak; surga atau akhirat adalah sebuah kisah dongeng bagi orang-orang yang takut gelap.”

Buku Stephen Hawking tahun 1988 berjudul "A Brief History of Time " terjual 9 juta kopi, dan di dalam buku tersebut Hawking merujuk Tuhan sebagai kekuatan yang sepenuhnya bisa menjelaskan penciptaan alam semesta.

Namun pada tahun 2010, Hawking mengatakan kepada Diane Sawyer dari ABC News bahwa "ilmu pengetahuan akan menang" dalam pertempuran dengan agama.

Ketika Diane Sawyer menanyakan apakah ada cara untuk mendamaikan agama dengan ilmu pengetahuan , Hawking berkata, "Ada perbedaan mendasar antara agama yang didasarkan pada otoritas dengan ilmu pengetahuan yang berdasarkan pengamatan dan alasan. Ilmu pengetahuan akan menang karena ia bekerja."

Buku terbaru Hawking, "The Grand Design," melawan teori Isaac Newton yang menyatakan bahwa tata surya tidak bisa diciptakan tanpa campur tangan Tuhan.

"Karena ada hukum seperti gravitasi, alam semesta bisa dan akan menciptakan dirinya sendiri dari tidak ada. Penciptaan spontan adalah alasan sesuatu ada dari tidak ada, mengapa alam semesta ada, mengapa kita ada… anda tidak perlu memanggil Tuhan untuk mengatur alam semesta berjalan," kata Hawking.

Stephen Hawking didiagnosis menderita penyakit Lou Gehrig degeneratif pada usia 21. Ia kehilangan kemampuan berbicara dan selama beberapa dekade telah berbicara melalui alat bantu synthesizer elektronik. Perangkat tersebut telah memungkinkan dia untuk melanjutkan penelitian dan mencapai posisi teratas di Cambridge atas penelitiannya, yang sebelumnya dipegang oleh Newton. Teorinya yang paling terkenal menjelaskan bagaimana lubang hitam memancarkan radiasi, menurut The Guardian.

Jadi, jika semua orang ditakdirkan mati seperti komputer di akhir hidup mereka, apa yang harus manusia lakukan untuk meminjamkan pengalaman berarti mereka?

"Kita harus mencari nilai terbesar dari tindakan kita," kata Hawking kepada The Guardian.

The Facemash Post - Kehidupan Setelah Mati Hanya Kisah Dongeng, Klaim Stephen Hawking

Stephen Hawking Mengklain Tidak Ada Kehidupan Setelah Mati - The Facemash Post